Sesudah melewati proses penanaman dan pemeliharaan kacang hijau tahap berikutnya yakni panen dan pasca panen. Tahap penanganan pasca panen ini bertujuan semoga hasil tumbuhan tersebut tetap dalam kondisi yang baik dan sesuai untuk dapat segera dikonsumsi ataupung untuk materi baku pengolahan.
Proses penanganan pasca panen umumnya bertujuan untuk mempertahankan kondisi segarnya dan mencegah perubahan dari yang tak diinginkan menyerupai kedaluwarsa akar, batang bengkok, buah keriput, polong alot, ubi berwarna hijau, terlalu matang, dll.
A. Panen
Menentukan waktu dan cara panen menjadi faktor yang sangat penting diperhatikan. Tanpa memperhatikan kedua hal tersebut maka hasil yang akan diperoleh tak akan maksimal. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sehubungan dengan penentuan waktu dan cara panen kacang hijau yang baik sebagai berikut :
# Ciri dan Umur Panen
Penentuan panen sangatlah penting, semoga tak terlambat dan biji berceceran dilapangan. Umur tumbuhan kacang hijau yang siap dipanen tergantung dari varietasnya. Untuk varietas genjah sekitar 58–65 hari, sedangkan untuk varietas berumur panjang sekitar 100 hari. Adapun ciri-ciri tumbuhan kacang hijau yang dapat dipanen sebagai berikut :
- Pemanenan dilaksanakan bila polong sudah kering dan simpel pecah, mempunyai warna coklat hingga hitam, tergantung varietas yang ditanam.
- Pemanenan sebaiknya dilaksanakan pagi hari atau sore hari, untuk menghindari pecahnya polong.
- Sebelum di kupas, polong yang sudah dipanen di jemur di lantai penjemuran, saat cuaca panas.
- Ketika waktu penjemuran usahakan semoga varietas yang 1 tak tercampur dengan varietas yang lain.
- Apabila sudah kering, polong dikupas dengan cara memasukkan ke dalam karung kemudian di tebah.
- Sesudah terlepas dari polong, biji ditampi untuk memisahkan dari kulit dan kotoran lainnya.
- Biji yang sudah higienis dijemur lagi hingga kering, kemudian gres disimpan.
Baca Juga :
- Penggunaan Paranet Untuk Budidaya Tanaman Kopi Ternyata Lebih Efektif & Gak Perlu Ribet
- Manfaat Karung Beras Untuk Penanganan Pasca Panen Padi, Hasilnya Lebih Berkualitas
- Masih Bingung Budidaya Wortel Di lahan Sempit, Gunakan Polybag Untuk Solusinya
# Cara panen
Polong kacang hijau dipetik satu per satu dengan menggunakan tangan. Untuk varietas yang polongnya matang bersamaan, pengambilan hasil dapat dilaksanakan dengan pemotongan tangkai polong. Alat yang digunakan yakni pisau atau sabit yang tajam. Pemanenan sebaiknya dilaksanakan pada pagi hari untuk menghindari pecah polong saat panen. Polong yang sudah dipanen segera dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam daerah yang tak berlubang menyerupai karung atau yang lainnya.
# Periode panen
Tahap pemanenan polong dari beberapa varietas kacang hijau yang matang bersamaan dapat dilaksanakan 1 kali. Tetapi, untuk beberapa varietas lainnya, panen dilaksanakan antara 2–3 kali.
B. Pascapanen
Adapun tahapan pascapanen antara lain pembijian pemisahan biji dari polongnya. Sesudah tahap pembijian, dilaksanakan pengeringan, penyimpanan, serta tahap terakhir pengemasan dan pemasaran.
* Pembijian
Biji kacang hijau sangat simpel lepas dari kulit polongnya apabila kering. Oleh lantaran itu kacang hijau dijemur terlebih dulu hingga kulitnya kering. Polong dengan kulit kering tersebut kemudian dimasukan kedalam karung kemudian dipukul-pukul dengan kayu atau bambu hingga polong pecah. Biji kemudian dipisahkan dengan cara ditampi
* Pengeringan
Biji yang sudah higienis dikeringkan dengan cara dijemur atau melalui alat pengering jikalau tersedia. Ciri biji yang sudah kering kadar airnya sekitar 10%-12%. Apabila biji semakin kering, maka akan semakin baik juga, lantaran lebih tahan untuk disimpan.
* Penyimpanan
Karung yang sudah berisi kacang hijau disimpan pada ruangan yang sejuk, kering, higienis serta mempunyai sirkulasi udara baik. Sebaiknya untuk wadah penyimpanan jangan yang terbuat dari plastik lantaran biji menjadi lembab dan simpel rusak, sebaiknya wadah berupa karung goni atau karung beras. Daya tahan kacang hijau juga berbeda-beda. Biji dapat bertahan dengan kualitas tetap baik selama 1 tahun itu tergantung cara penyimpanannya.
* Pengemasan
Biji-biji kacang hijau harus dipisahkan dari kotoran atau apa saja yang tak diinginkan. Tujuannya semoga tak menurunkan kualitas kacang hijau. Penanganan ini juga sangat mempunyai kegunaan untuk menghindarkan atau menekan dari serangan jamur dan hama selama dalam penyimpanan. Apabila biji sudah higienis dari kotoran, Maka laksanakan proses pengemasan sesuai dengan tujuan pasar. Umumnya, kemasan yang digunakan di pasar berupa karung yang transparan.
* Pemasaran
Pemasaran kacang hijau yang berlaku di masyarakat kini ini ada 2 sistem. Pertama yakni sistem pasaran bebas, artinya petani bebas melakukan penjualan kapan saja. Sistem yang kedua yakni sistem kontrak beli, artinya produsen dan pembeli sudah melakukan perjanjian jual-beli sebelum kacang hijau ditanam. Sistem kedua ini lebih menguntungkan kedua belah pihak lantaran ada kepastian produksi dan harga.
Jika Anda membutuhkan Karung Beras untuk pengemasan saat pasca panen atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih infinit Anda dapat menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Catatan :
– Minimal order 5.000 lembar
– harga netto (tidak termasuk PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, dapat berubah setiap waktu


Komentar
Posting Komentar