Syarat Tumbuh
✦Blewah sanggup tumbuh di dataran rendah sampai dataran tinggi.
✦Tanaman blewah akan tumbuh optimal jikalau mendapat sinar matahari yang cukup sepanjang hari.
✦Tanah yang cocok untuk menanam blewah harus kaya akan unsur hara serta memiliki pH yang netral, ialah berkisar 6,0 - 7,0.
*Baca Juga : Cara Tepat Budidaya Labu Kuning
Persiapan Bibit & Penyemaian Benih
Sebelum Memulai budidaya blewah, pilihlah benih blewah yang memiliki sifat unggul serta tahan serangan hama penyakit. Benih blewah sanggup dibentuk sendiri menggunakan buah blewah yang sudah tua, sehat serta tanpa ada cacat. Jika Anda tidak ingin repot menciptakan benih sendiri, Anda sanggup membeli benih blewah di toko pertanian.
Benih blewah kemudian dilakukan penyemaian terlebih dahulu sebelum ditanam, penyemaian sanggup menggunakan polybag atau tray semai. Setelah berumur 10 sampai 14 hari bibit flora blewah sudah sanggup di pindah tanamkan ke lahan tanam.
Persiapan Lahan Tanam
Bersihkan lahan dari rumput liar atau flora pengganggu serta batu. Lahan yang akan dipakai untuk budidaya selanjutnya digemburkan dengan cara dibajak atau di cangkul. Kemudian buat bedengan dengan ukuran lebar bedengan sekitar 60 sampai 80 cm, tinggi berkisar 20-35 cm serta panjang menyesuaikan lahan dengan lebar parit sekitar 40 cm. Jarak antar bedengan 2 sampai 3 meter
Jika bedengan telah jawaban dibuat, selanjutnya lakukan pemupukan dasar menggunakan Pupuk sangkar atau kompos, NPK atau adonan KCL, ZA serta TSP atau SP36. Jika pH tanah kurang dari 6.0, lakukan pengapuran menggunakan pupuk pertanian atau dolomit seminggu sebelum melaksanakan pemupukan dasar.
Setelah pengapuran, taburkan sekitar 1 kg pupuk sangkar serta 250 g pupuk NPK /lubang tanam. Selanjutnya bedengan ditutup menggunakan mulsa plastik semoga kelembaban tanah tetap terjaga serta juga untuk meminimalkan tumbuhnya gulma. Setelah itu, buatlah lubang tanam dengan jarak antar lubang sekitar 60 cm – 70 cm.
Penanaman Blewah
Setelah bibit berumur 10-14 hari serta lahan tanam pun sudah siap, segera lakukan penanaman. Lubang tanam disiram dahulu sebelum ditanam, selanjutnya polybag dilepas kemudian masukan bibit blewah beserta media tanam dalam lubang tanam kemudian padatkan. Lalu siram bibit secukupnya. Penanaman baiknya dilakukan pada ketika sore hari.
*Baca Juga : Inilah Cara Membasmi Hama Pada Tanaman Padi Menggunakan Pestisida Alami
Perawatan Tanaman Blewah
Perawatan flora blewah meliputi:
Hama yang sering menyerang flora blewah antara lain jangkrik, ulat grayak, lalat buah serta ulat buah. Sedangkan penyakit yang sering menyerang biasanya bercak daun, layu, bacin daun, serta lain sebagainya. Hama yang menyerang sanggup diatasi dengan penggunaan pestisida alami/kimia sedangkan untuk penyakit sanggup diatasi dengan menggunakan fungisida yang sesuai takaran.
Pemanenan Blewah
Buah blewah sanggup dipanen apabila buah telah berusia sekitar 50 hari. Dalam sekali tanam, pemanenan sanggup dilakukan sebanyak 2 kali. Saat memanen blewah, pastikan tidak merusak kondisi blewah alasannya sanggup menurunkan harga serta kualitas ketika dijual.
Untuk isu Karung Beras terupdate silahkan klik DISINI. Info selengkapnya hubungi : 085233925564 – 081232584950 – 087702821277.
Selamat Mencoba & Selamat Menunaikan Ibadah Puasa....
Sumber http://karungberas123.blogspot.com/
✦Blewah sanggup tumbuh di dataran rendah sampai dataran tinggi.
✦Tanaman blewah akan tumbuh optimal jikalau mendapat sinar matahari yang cukup sepanjang hari.
✦Tanah yang cocok untuk menanam blewah harus kaya akan unsur hara serta memiliki pH yang netral, ialah berkisar 6,0 - 7,0.
*Baca Juga : Cara Tepat Budidaya Labu Kuning
Persiapan Bibit & Penyemaian Benih
Sebelum Memulai budidaya blewah, pilihlah benih blewah yang memiliki sifat unggul serta tahan serangan hama penyakit. Benih blewah sanggup dibentuk sendiri menggunakan buah blewah yang sudah tua, sehat serta tanpa ada cacat. Jika Anda tidak ingin repot menciptakan benih sendiri, Anda sanggup membeli benih blewah di toko pertanian.
Benih blewah kemudian dilakukan penyemaian terlebih dahulu sebelum ditanam, penyemaian sanggup menggunakan polybag atau tray semai. Setelah berumur 10 sampai 14 hari bibit flora blewah sudah sanggup di pindah tanamkan ke lahan tanam.
Persiapan Lahan Tanam
Bersihkan lahan dari rumput liar atau flora pengganggu serta batu. Lahan yang akan dipakai untuk budidaya selanjutnya digemburkan dengan cara dibajak atau di cangkul. Kemudian buat bedengan dengan ukuran lebar bedengan sekitar 60 sampai 80 cm, tinggi berkisar 20-35 cm serta panjang menyesuaikan lahan dengan lebar parit sekitar 40 cm. Jarak antar bedengan 2 sampai 3 meter
Jika bedengan telah jawaban dibuat, selanjutnya lakukan pemupukan dasar menggunakan Pupuk sangkar atau kompos, NPK atau adonan KCL, ZA serta TSP atau SP36. Jika pH tanah kurang dari 6.0, lakukan pengapuran menggunakan pupuk pertanian atau dolomit seminggu sebelum melaksanakan pemupukan dasar.
Setelah pengapuran, taburkan sekitar 1 kg pupuk sangkar serta 250 g pupuk NPK /lubang tanam. Selanjutnya bedengan ditutup menggunakan mulsa plastik semoga kelembaban tanah tetap terjaga serta juga untuk meminimalkan tumbuhnya gulma. Setelah itu, buatlah lubang tanam dengan jarak antar lubang sekitar 60 cm – 70 cm.
Penanaman BlewahSetelah bibit berumur 10-14 hari serta lahan tanam pun sudah siap, segera lakukan penanaman. Lubang tanam disiram dahulu sebelum ditanam, selanjutnya polybag dilepas kemudian masukan bibit blewah beserta media tanam dalam lubang tanam kemudian padatkan. Lalu siram bibit secukupnya. Penanaman baiknya dilakukan pada ketika sore hari.
*Baca Juga : Inilah Cara Membasmi Hama Pada Tanaman Padi Menggunakan Pestisida Alami
Perawatan Tanaman Blewah
Perawatan flora blewah meliputi:
- Penyiraman dilakukan setiap hari sejak flora mulai di tanam pada lahan. Penyiraman sanggup dilakukan 2 kali sehari ialah pada pagi serta sore hari. Selanjutnya setela flora berusia lebih dari 10 hari, penyiraman sanggup dilakukan sesuai kebutuhan.
- Penyulaman dilakukan pada bibit yang mati atau tumbuh tidak tepat kemudian diganti dengan bibit baru. Penyulaman ini sanggup dilakukan sampai bibit berusia 21 hari sehabis tanam.
- Penyiangan dapat dilakukan dengan membersihkan/mencabut rumput liar serta gulma yang tumbuh disekitar lubang tanam serta juga parit.
- Pemupukan Susulan dilakukan pertama kali ketika flora berumur sekitar 15 hari sehabis tanam, pemupukan tersebut dilakukan menggunakan pupuk NPK, TSP, ZA, serta KCl.
Hama yang sering menyerang flora blewah antara lain jangkrik, ulat grayak, lalat buah serta ulat buah. Sedangkan penyakit yang sering menyerang biasanya bercak daun, layu, bacin daun, serta lain sebagainya. Hama yang menyerang sanggup diatasi dengan penggunaan pestisida alami/kimia sedangkan untuk penyakit sanggup diatasi dengan menggunakan fungisida yang sesuai takaran.
Pemanenan Blewah
Buah blewah sanggup dipanen apabila buah telah berusia sekitar 50 hari. Dalam sekali tanam, pemanenan sanggup dilakukan sebanyak 2 kali. Saat memanen blewah, pastikan tidak merusak kondisi blewah alasannya sanggup menurunkan harga serta kualitas ketika dijual.
Untuk isu Karung Beras terupdate silahkan klik DISINI. Info selengkapnya hubungi : 085233925564 – 081232584950 – 087702821277.
Selamat Mencoba & Selamat Menunaikan Ibadah Puasa....

Komentar
Posting Komentar