Jagung merupakan tumbuhan penghasil zat karbohidrat yang paling penting di dunia, tak hanya gandum serta padi. Bagi warga Amerika Tengah dan Selatan, jagung ialah makanan pokok, sama halnya dengan sebagian warga Afrika serta beberapa wilayah di negara Indonesia.
Pada masa sekarang, jagung telah menjadi komposisi terpenting bagi pakan ternak. Pemakaian lainnya ialah sebagai sumber minyak serta materi dasar pembuatan tepung maizena. Berbagai olahan hasil jagung disulap menjadi materi baku aneka macam produk industri/perusahaaan.
Lalu bagaimana cara budidaya jagung dengan benar biar hasil panen maksimal? Berikut ulasan lengkapnya :
1. Persiapan Area Lahan
- Berikan pupuk alami serta kompos pada area lahan.
- Bikin bedengan berukuran rendah menguntukkan jarak antar bedengan sekitar 75 cm.
*Baca Juga : Cara Mengatasi Serangan Hama Tanaman Padi di Musim Hujan
2. Waktu Tanam & Kedalaman Tanam
- Waktu tanam dilakukan ketika animo hujan datang.
- Masukkan 1 benih setiap lubang yang ada. Tingkat dalamnya penanaman bergantung pada jenis tanah, kelembaban serta suhu. Keadaan yang baik dilakukan pada kedalaman yang ideal yakni 5 cm.
Pilih lubang guna pupuk dasar menguntukkan pupuk cangkir setelah benih ditabur ratakan. Dalam keadaan suhu udara sekitar 24-34 Celcius serta kelembaban tanah yang cukup baik, benih jagung bakal tumbuh kecambah sekitar 4 -5 hari setelah ditabur dan disebarkan.
3. Penanaman
Proses penanaman dikerjakan dengan bor 2 biji per lubang. Berikutnya lubang tanam ditutup pupuk sangkar yang praktis ditembus oleh kecambah tanaman.
1 ahad setelah penanaman usai proses tanam kembali dengan bibit yang berusia sama untuk mendapat perkembangan tumbuhan yang efektif. Untuk memperoleh hidup benih, penanaman tahap selesai pada area benih jagung dibibitkan kedalam kawasan yang sudah disediakan.
4. Pemupukan
Proses pemupukan perlu dikerjakan supaya tumbuhan berkembang dan tumbuh subur serta hasil yang optimal. Pupuk yang umumnya digunakan ialah urea untuk pupuk N, SP-36 untuk pupuk P serta KCl untuk pupuk K. Pemupukan dikerjakan 2 kali, pada umur tumbuhan 10 & 35 hari setelah masa penanaman pada jenis tanah yang kebanyakan tanah liat serta 3 kali usia sekitar 7-10 hst, 28-30 serta 40-45 dap.
*Baca Juga : Cara Budidaya Padi Beras Merah
5. Panen
Langkah pemanenan dikerjakan kalau tumbuhan jagung sudah memperlihatkan gejala berikut :
- Bagian kelobot telah menjadi kering
- Batasan umur panen telah tiba
- Jika telah terbentuk lapisan berwarna hitam dibagian dasar biji
- Daun mulai banyak yang berwarna kuning serta cukup kering, terkecuali varietas Bima (1-5) daunnya masih hijau meski kelobot tua.


Komentar
Posting Komentar