Cara Budidaya Tanaman Padi Beras Hitam

Beras hitam (Oryza sativa L. indica) mempunyai rasa yang enak, pulen dan wangi. Budidaya beras hitam dirasa penting alasannya ialah dalam beras hitam mengandung banyak sekali mineral atau antosianin yang cukup tinggi sehingga tak heran jikalau beras hitam sangat cantik untuk kesehatan.

Cara budidaya ini berbeda dengan biasanya alasannya ialah perakaran tumbuhan tidak akan dibentuk tergenang air dan bibit tumbuhan tidak ditanam dalam jumlah banyak dalam satu lubang tanam. Melainkan hanya 1 bibit per lubang tanam.

Dalam proses persemaian bibit, pertama siapkan besek (kotak berbahan anyaman bambu) sebagai wadah persemaian benih padi. Cara ini dipakai untuk memudahkan pengamatan dan seleksi benih terus menerus.

Besek yang dipakai berukuran 15 x 15 cm sebanyak 60-70 benih per 0,14 ha (sering disebut juga ukuran 100 bata) atau 420-490 benih per hektar. Media tumbuh yang dimasukkan dalam besek, yakni tanah dan pupuk organik dengan perbandingan 1:1. Simpan persemaian di halaman rumah. Dalam tahap ini kebutuhan benih sebanyak 7-10 kg per ha.

*Baca juga 10 Prospek Bisnis Beras Organik

Pembibitan
–          Pilih bibit padi yang baik
–          Benih direndam  kemudian tiriskan hingga kering.
–          Lalu ditiriskan lagi hingga kering, kemudian disiram dengan air hangat
–          Selanjutnya dilakukan penutupan
–          Kemudian besoknya ditaburkan/disemai di bedengan.
–          Sebelumnya kita juga melaksanakan tahapan BOKASHI.

Jarak Tanam
Untuk menanam benih memakai teknik jarak tanam contohnya 25 x 25 cm, 27 x 27 cm atau 30 x 30 cm. dengan jarak tanam lebar, sanggup meningkatkan jumlah anakan produktif, alasannya ialah persaingan nutrisi/makanan, oksigen dan sinar matahari semakin berkurang.

Pemupukan
Pupuk yang dipakai ialah pupuk organik yang berasal dari materi organik berupa hijauan (jerami, batang pisang dan sisa tumbuhan lainnya), kotoran binatang (kelinci, kambing, sapi dan ayam) dan limbah organik yang telah dikomposkan dengan larutan pengompos (yang berisi mikro organisme). Larutan pengompos tersebut terbuat dari kotoran ikan, limbah kotoran hewan, buah-buahan, air beras, air kelapa, air gula/tebu/nira.

Proses fermentasi memakan waktu 15 hari. Gunakan pupuk organik sebanyak 1-2 ton/ha. sanggup juga memakai pupuk cair yang dibentuk sendiri dari materi adonan fermentasi rumput laut, kencing kelinci dan air kelapa. Tiap hektar diperlukan penyemprotan pupuk cair sebanyak 5 liter. Pupuk organik diberikan sebelum ditanam.

*Yuk! baca juga artikel menarik berikut Panen Padi & Perlakuan Pasca Panen Padi (1)

Pengelolaan Air dan Penyiangan
Padi yang masih dalam tahap pertumbuhan vegetatif (belum keluar malai/tempat keluarnya bunga padi) sebaiknya berada dalam kondisi lembab, dengan cara dialiri air tetapi jangan hingga tergenang air, hanya membasahi saja. Lakukan penyiangan rumput pada umur 7-10 hari sehabis tanam. Sebelum penyiangan sebaiknya lahan digenangi 2-3 cm selama beberapa jam untuk memudahkan proses penyiangan. Penyiangan dilakukan selang waktu 10 hari. Dengan pengelolaan air, ternyata sanggup memudahkan proses penyiangan.

Pada ketika anakan maksimum berumur 47-55 hari sehabis tanam, sebaiknya lahan dalam kondisi kering selama 10 hari. Cara ini bertujuan untuk menghambat pertumbuhan vegetatif dan menghemat penggunaan nutrisi supaya tidak dipakai untuk menumbuhkan tunas yang tidak produktif dan menghambat tumbuhan supaya tidak tumbuh terlalu tinggi. Setelah 10 hari dikeringkan, kondisi lahan kembali dibasahi namun jangan tergenang selama masa pertumbuhan mlai, bulir, pengisian bulir hingga bernas.

Selanjutnya air dikeringkan kembali hingga saatnya panen. Jika dengan cara budidaya biasa, hanya dihasilkan panen sekitar 5-10 ton per hektar, sedangkan dengan cara ini sanggup dihasilkan gabah sekitar 8-14 ton per hektar.

Pengendalian Hama
Gunakan pengendalian hama terpadu dengan menyemprotkan pestisida organik ibarat contohnya merek Pesnator keluaran PT Kembang Langit atau musuh alami hamma yang menyerang padi ibarat untuk mengusir hama wereng cokelat sanggup dipakai predator (musuh alami) berupa laba-laba, kepik atau capung jarum. Dosis pestisida sekitar 3-5 cc per satu liter air, diberikan seminggu sekali, bukan pada ketika terjangkit saja.

Panen
Panen harus memperhatikan waktu yang sempurna alasannya ialah akan mensugesti kualitas padi dan beras. Syarat-syarat panen 90 – 95 % gabah dari malai tampak kuning, malai berumur 30 – 35 hari sehabis berbunga merata, kadar air gabah 22 – 26 % yang diukur dengan moisture tester.

Jika Anda membutuhkan karung beras untuk panen silahkan hub. kami 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277
Email: limcorporation2009@gmail.com


*Ingin tahu apa keunggulan Karung Plastik jikalau dibandingkan dengan Karung Goni? yuk baca selengkapnya DISINI

Komentar