Menjaga Kualitas Produk Dengan Kemasan

Kemasan terkadang dipandang sebelah mata. Sebenarnya sebuah kemasan mempunyai tugas penting untuk menggoda konsumen untuk memilik produk. Kemasan sangat mempengaruhi penampilan produk sehingga menarik konsumen. Selain itu fungsi kemasan juga sanggup menjaga keawetan  dan hingenisitas produk dalam jangka waktu tertentu.

Dengan pengemasan kita sanggup menjaga masakan atau materi pangan  baik yang belum diolah ataupun telah diolah sanggup hingga ketangan “konsumen” dengan selamat baik secara kuantitas maupun kualitas. Pengemasan atau sering disebut juga pembungkusan, pewadahan, atau pengepakan mempunyai tugas penting dalam pengawetan  dan mempertahankan mutu  hasil pertanian. Adanya kemasan atau pembungkus sanggup membantu mencegah atau mengurangi kerusakan, melindungi materi pangan yang ada didalamnya, melindungi dari pencemaran yang akan masuk dari luar kemasan dan gangguan fisik menyerupai gesekan, benturan, dan getaran. Selain itu dengan pengemasan juga akan memudahkan dalam penyimpanan, pengangkutan dan distribusi.

Mutu dan kualitas hasil pertanian tergantung dengan kemasaan alasannya yaitu kemasan merupakan media pelindung pertama antara hasil pertanian dengan lingkungan yang sanggup menibulkan dampak yang merugikan. Dampak yang merugikan hasil pertanian menyerupai interaksi massa yang akan menyebabkan hasil petanian tercemar mikroba, serangga, penambahan air atau menguapnya air dan benturan atau gesekan. Interaksi cahaya yang menyebabkan oksidasi terhadap lemak, protein, vitamin dan lain-lain. Interaksi panas yang meyebabkan perubahan warna dan rusaknya nutrisi.

Bahan dari kemasan sanggup dari apa saja baik materi logam, plastik, kertas, dan karton selama tidak merusak produk yang dikemas. Seyogyanya materi kemasan  mempunyai 6 fungsi utama, yaitu:

1.Sebagai pelindung terhadap kotoran dan kontaminasi.

2.Sebagai pelindung terhadap kerusakan fisik, perubahan kadar air dan penyinaran.

3.Mempunyai fungsi yang baik, efisien, dan irit khusunya selama proses penempatan materi kedalam kemasan.

4.Mempunyai fasilitas dalam membuka atau menutup dan juga memudahkan dalam tahap-tahap penangaan, pengangkutan, dan distribusi.

5.Mempunyai ukuran, bentuk dan bobot yang sesuai standar yang ad, gampang dibuang, gampang dibuat atau dicetak.

6.Menampakan identitas, isu dan penampilan yang terang supaya sanggup membantu promosi penjulaan.

Bahan kemasan yang cukup banyak diguanakan untuk hasil pertanian yaitu palstik. Penggunaan plastik menarik alasannya yaitu sifat-sifatnya yang menuntungkan alasannya yaitu luwes atau gampang dibentuk, mempunyai pembiasaan yang tinggi terhadap produk, tidak korosif atau tidak karat, dan serta gampang dalam penanggannya. Didalam perdagangan dikenal palstik untuk kemasan pangan atau food grade dan kemasan bukan pangan atau non food grade.

Salah satu pola kemasan plastik yang termasuk dalam kemasan pangan atau food garde yaitu karung beras. Karung beras terbuat dari materi kemasan yang food grade alasannya yaitu untuk menjaga kualitas beras yang ada didalam kemasan. Pada awalanya kemasan karung beras memakai goni akan tetapi dengan seiringnya waktu penggunaan karung goni diganti oleh karung plastik selain faktor irit penggunaan kantong plastik yaitu untuk menjaga kualitas beras. Ada beberapa jenis karung plastik yang biasanya dipakai untuk sebuah kemasan, seperti:

1.Karung Beras Putih Polos
Karung beras putih polos biasanya mempunyai materi yang sedikit lebih tebal dibandingkan karung beras lainnya, pastinya terlihat polos tanpa ada cap atau print brand khusus pada karung tersebut.

2.Karung Beras Transparan
Berbeda dengan karung beras putih polos, karung beras ini mempunyai materi yang lebih tipis dibandingkan karung beras putih polos sehingga kalau diperhatikan karung beras jenis ini terlihat lebih transparan.

3.Karung Beras Printing  dan Sablon Merk Khusus (Custom)
Kelebihan yang diberikan dari karung beras printing dan sablon ini yaitu anda sanggup memesan karung beras brand sendiri sesuai cita-cita dengan cara di printing ataupun disablon. Selain itu, biasanya pada jenis karung beras ini selalu mempunyai warna yang majemuk sehingga terlihat lebih menarik.

4.Karung Laminating/Laminasi
Tak jauh berbeda dengan karung beras printing dan sablon, brand pada karung beras laminating juga memakai cara printing dalam pembuatannya.
Baca Juga Mengulik Nilai Marketing Dari Sebuah Kemasan.

Komentar