Jagung ialah salah satu produsen tumbuhan pangan karbohidrat yang paling penting di dunia, selain gandum dan padi. Bagi penduduk Amerika Tengah dan Selatan, jagung biji-bijian ialah masakan pokok, ibarat untuk sebagian besar penduduk Afrika dan beberapa tempat di Indonesia. Pada ketika ini, jagung juga menjadi komponen penting dari pakan ternak. Penggunaan lainnya ialah sebagai sumber minyak dan materi dasar tepung.
Lokasi untuk budidaya tumbuhan jagung sebaiknya tidak tergenang air, namun mempunyai kadar air yang cukup. Selain itu, dalam pemilihan lokasi untuk tumbuhan jagung, sebaiknya harus sesuai dengan syarat tumbuh tumbuhan jagung, atau yang dibutuhkan oleh tumbuhan jagung. Syarat tumbuh dijelaskan sebagai berikut.
Tanaman jagung pacta tumbuh membutuhkan 45-60 cm air. Ketersediaan air sanggup ditingkatkan dengan sumbangan pupuk buatan yang orang suka bersenda gurau untuk meningkatkan pertumbuhan akar, kerapatan tumbuhan serta untuk melindunginya dari gulma dan hama.
*Simak Yuk Artikel Cara Mengendalikan Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Jagung
♦Persiapan Benih
- Selalu gunakan benih segar yang berkualitas dengan tingkat berkecambahnya 85 %.
- Gunakan varietas benih yang telah mengalami perbaikan clan diakui oleh Pemerintah, belilah benih dari perusahaan benih.
- Benih harus dari varietas yang cocok dengan kondisi setempat.
- Jumlah benih yang dianjurkan untuk setiap ha ialah 25 kg.
- Hindari terjadinya kecambah yangjelek, serangan serangga, penyakit, burung dan binatang pengerat.
♦Persiapan Lahan
- Pemberian pupuk alami dan kompos pada lahan.
- Buat bedengan rendah dengan jarak antar bedeng 75 cm.
- Waktu Tanam dan Kedalaman Tanam
- Waktu tanam pada ketika ekspresi dominan hujan tiba.
- Masukan 1 benih pada tiap lubang.
Kedalaman penanaman tergantung pada jenis tanah, kelembaban dan suhu. Dalam kondisi penanaman yang baik kedalaman ideal ialah 5 cm. Untuk berkecambah benar, sehabis benih ditabur, benih-tekan dengan kaki ditekan. Benih bisa masuk lebih dalam di tanah berpasir ‘padatanah berlempung.
Tentukan lubang untuk pupuk dasar dengan memakai pupuk cangkir sehabis benih ditaburkan. Pada suhu udara 24 -34 ° C dan kelembaban tanah yang ideal, benih jagung akan berkecambah 4 -5 hari sehabis ditaburkan.
♦Pembersihan Lahan
Lahan yang akan di tanami jagung harus di bersihkan dari gulma tumbuhan dan di olah sesuai dengan kebutuhan. Misalnya di lakukan pembajakan, atau di olah dengan memakai cangkul dan lain sebagainya. Penolahan tanah juga sanggup juga di buatkan bedengan untuk penamaman jagung dan pembuatan jalan masuk irigasi untuk mempermudah ketika ekspresi dominan pengairan tiba. Jika masa tanam pada ketika ekspresi dominan penghujan tidak perlu lagi memperlihatkan jalan masuk irigasi untuk pengairan.
♦Aplikasi Herbisida
Jika herbisida untuk rumput/gulma di lahan tanpa olah tanah harus memakai herbisida sistemik. Herbisida sistemik rumput mematikan/gulma hingga keakarnya. Dosis herbisida materi aktif per liter air yang tercantum pada label kemasan.
Dosis herbisida yang dipakai tergantung pada ketebalan rumput/gulma, biasanya dipakai takaran 3 liter/ha larutan semprot atau 400-500/ha. Tiga – empat hari sehabis aplikasi herbisida dikendalikan re-rumput/gulma yang belum terkena semprotan. Satu ahad sehabis aplikasi herbisida diikuti dengan menanam tanam.
♦Pembuatan Saluran Irigasi
Sebelum penanaman dimulai di tempat tadah hujan, pertama kali dibentuk jalan masuk irigasi di sekitar tanah dan setiap garis tanah spasi 2m dipotong memakai traktor tangan. Saluran ini berfungsi untuk mengairi tumbuhan ketika kekurangan air. Berbeda dengan jalan masuk drainase tanah dibentuk kering untuk membuang kelebihan air di ekspresi dominan hujan. Dalam rangka untuk mendapat jarak 2m, pertama kali dibentuk ukuran ditandai, sehingga jalan masuk irigasi terbentuk lurus.
♦Penanaman
Satu ahad sehabis penyemprotan rumput / gulma diikuti dengan menanam di mengangkat lebar penanaman tidur 2m (3 baris). Penanaman dilakukan dengan bor 2 biji / lubang. Selanjutnya, lubang tanam pribadi ditutup dengan pupuk sangkar akan gampang ditembus kecambah tanaman.
Fungsi lain dari pupuk sangkar selain sebagai epilog lubang serta pupuk dari pabrik baru. Deretan tumbuhan yang dipotong parit / irigasi, harus diadakan parit perbaikan / irigasi dengan meluruskan parit dengan cangkul.
Satu ahad sehabis tanam selesai penanaman kembali dengan bibit dari usia yang sama untuk menjadi pertumbuhan yang efektif. Dalam rangka untuk mendapat hidup benih, penanaman final pada lahan benih jagung dibibitkan dalam wadah yang telah disiapkan sebelumnya. Sehingga bibit di tanah dengan sisa bibit yang ditanam dalam wadah. Biji kecambah berdaya> 95% akan diperoleh populasi 66.000 tumbuhan / ha.
Penggunaan Jarak Tanam
Jarak yang dipakai diubahsuaikan dengan kondisi lapangan, sifat varietas dan musim. Pada kondisi tanah yang subur harus dipakai bukan lebih lebar dari jarak lahan kurang subur. Dalam subur pertumbuhan tumbuhan tanah lebih besar dari tanah yang kurang subur sehingga perlu ruang untuk tumbuh lebih luas.
Selain kesuburan tanah, ada varietas yang secara genetik mempunyai kanopi lebar sehingga jarak yang dipakai lebih luas daripada genetik varietas mempunyai kanopi yang sempit. Selain kesuburan tanah dan sifat genetik tanaman, ekspresi dominan juga memilih penggunaan jaraknya. Pada ekspresi dominan hujan dipakai jarak lebar dari ekspresi dominan kemarau. Pada ekspresi dominan kemarau jarak dipakai lebih akrab daripada di ekspresi dominan hujan.
Hal ini disebabkan kering penguapan air ekspresi dominan lebih tinggi dari ekspresi dominan hujan sehingga sanggup mengurangi penguapan air yang dipakai jarak tanam rapat. Jarak yang umum dipakai adalah: 70-75cm x 20cm, 1 tumbuhan / lubang atau 70-75cm x 40cm, 2 tumbuhan / lubang dengan populasi = 66.000 untuk 71.000 tumbuhan / ha.
Atau memakai metode tanam legowo 90-40cm x 20cm, 1 tumbuhan / lubang atau 100-40cm x 40cm, 2 tumbuhan / lubang dengan populasi = 71.000-77.000 tan / ha. Penanaman dilakukan dengan drill dan tali jarak telah ditandai sesuai dengan ukuran yang akan digunakan. Berikut ditampilkan beberapa spasi dipakai di lapangan.
Penggunaan cara yang sangat efektif untuk legowo penanaman dilakukan untuk menujang indeks peningkatan tanam (IP) jagung di tempat tadah hujan. Metode penanaman Legowo selain menyediakan perbatasan.
♦Pemupukan
Pemupukan dilakukan biar tumbuhan tumbuh subur dan menghasilkan optimal. Pemupukan menurut kebutuhan tumbuhan dan status hara tanah. Pupuk yang biasa dipakai ialah pupuk tunggal yaitu Urea sebagai pupuk N, SP-36 sebagai pupuk P dan KCl sebagai pupuk K. Sejak pupuk tunggal KCl tidak tersedia secara komersial, maka kotoran yang diambil dari pupuk beragam kalium.
Pemupukan dilakukan dua kali, umur tumbuhan 10 dan 35 hari sehabis tanam (HST) pada jenis tanah yang didominasi tanah liat dan tiga kali usia 7-10 hst, 28-30 dan 40-45 dap dap. di tanah yang didominasi pasir. Pemupukan ketiga memakai BWD untuk memilih kebutuhan tumbuhan N. Dosis tunggal pupuk per hektar yang umum dipakai ialah 350 kg + 200 kg Urea SP-36 + 100 kg KCl.
Pupuk beragam media yang dipakai per hektar ialah 400 kg NPK 15:15:15 + 270 kg + 80 kg Urea SP-36. Hybrid kebutuhan pupuk jagung lebih besar dibading jagung komposit. Berapa banyak dari N diharapkan untuk memcu pertumbuhan tumbuhan ditentukan melalui membaca BWD (Leaf Color Chart) pada umur tumbuhan 42-45 HST.
*Produsen Karung Beras, Karung Laminasi & Karung Sablon
♦Pengairan
Tanaman jagung termasuk komoditas yang tidak memerlukan banyak air, tetapi bila ada kekurangan air segera irigasi. Jumlah air yang tumbuhan dipengaruhi oleh suhu udara, angin, jumlah air yang tersedia di tanah dan kelembaban. Jagung tumbuhan air tingkat penggunaan 400-500 ml / ekspresi dominan atau 6-7,5 ml / hari.
Pertumbuhan fase tumbuhan jagung yang perlu irigasi, yaitu: 1) fase pertumbuhan awal untuk 15-25 hari, 2) tahap fegetatif untuk 25-40 hari, 3) fase berbunga selama 15-20 hari, 4) fase mengisi benih untuk 35-45 hari dan 5) tahap pematangan untuk 10-25 hari. Tahan air di sawah yang ditanami jagung tanpa olah tanah teknologi usang dari teknologi pengolahan yang sempurna.
♦Model Pemberian Air
Ada beberapa model sumbangan air tumbuhan jagung yaitu :
- Model genangan
- Model alur (furrow)
- Model bawah permukaan (sub surface)
- Model pancaran (sprinkler)
- Model tetes (drip).
♦Panen
Panen dilakukan apabila tumbuhan jagung memperlihatkan tanda – tanda :
- Kelobot sudah kering
- Umur panen sudah hingga (sesuai deskripsi)
- Apabila sudah terbentuk lapisan hitam pada dasar biji
- Sebagian daun berwarna kuning dan agak kering (Gumarang) kecuali varieas Bima (1-5) - daunnya tetap hijau walau kelobot sudah bau tanah (kering).
Menyediakan Karung Beras Murah Update Harga Cek DISINI
Pemesanan Karung Beras Hub Langsung 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 , Selengkapnya di www.karungberas99.com
Sumber http://karungberas123.blogspot.com/
Lokasi untuk budidaya tumbuhan jagung sebaiknya tidak tergenang air, namun mempunyai kadar air yang cukup. Selain itu, dalam pemilihan lokasi untuk tumbuhan jagung, sebaiknya harus sesuai dengan syarat tumbuh tumbuhan jagung, atau yang dibutuhkan oleh tumbuhan jagung. Syarat tumbuh dijelaskan sebagai berikut.
• Syarat Tumbuh
Tanaman jagung mempunyai kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan tanah, kedua jenis tanah dan tanah lempung liat berpasir dengan pH 6 -8. Suhu optimum untuk pertumbuhan jagung antara 24-30 ° C.Tanaman jagung pacta tumbuh membutuhkan 45-60 cm air. Ketersediaan air sanggup ditingkatkan dengan sumbangan pupuk buatan yang orang suka bersenda gurau untuk meningkatkan pertumbuhan akar, kerapatan tumbuhan serta untuk melindunginya dari gulma dan hama.
*Simak Yuk Artikel Cara Mengendalikan Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Jagung
♦Persiapan Benih
- Selalu gunakan benih segar yang berkualitas dengan tingkat berkecambahnya 85 %.
- Gunakan varietas benih yang telah mengalami perbaikan clan diakui oleh Pemerintah, belilah benih dari perusahaan benih.
- Benih harus dari varietas yang cocok dengan kondisi setempat.
- Jumlah benih yang dianjurkan untuk setiap ha ialah 25 kg.
- Hindari terjadinya kecambah yangjelek, serangan serangga, penyakit, burung dan binatang pengerat.
♦Persiapan Lahan
- Pemberian pupuk alami dan kompos pada lahan.
- Buat bedengan rendah dengan jarak antar bedeng 75 cm.
- Waktu Tanam dan Kedalaman Tanam
- Waktu tanam pada ketika ekspresi dominan hujan tiba.
- Masukan 1 benih pada tiap lubang.
Kedalaman penanaman tergantung pada jenis tanah, kelembaban dan suhu. Dalam kondisi penanaman yang baik kedalaman ideal ialah 5 cm. Untuk berkecambah benar, sehabis benih ditabur, benih-tekan dengan kaki ditekan. Benih bisa masuk lebih dalam di tanah berpasir ‘padatanah berlempung.
Tentukan lubang untuk pupuk dasar dengan memakai pupuk cangkir sehabis benih ditaburkan. Pada suhu udara 24 -34 ° C dan kelembaban tanah yang ideal, benih jagung akan berkecambah 4 -5 hari sehabis ditaburkan.
♦Pembersihan Lahan
Lahan yang akan di tanami jagung harus di bersihkan dari gulma tumbuhan dan di olah sesuai dengan kebutuhan. Misalnya di lakukan pembajakan, atau di olah dengan memakai cangkul dan lain sebagainya. Penolahan tanah juga sanggup juga di buatkan bedengan untuk penamaman jagung dan pembuatan jalan masuk irigasi untuk mempermudah ketika ekspresi dominan pengairan tiba. Jika masa tanam pada ketika ekspresi dominan penghujan tidak perlu lagi memperlihatkan jalan masuk irigasi untuk pengairan.
♦Aplikasi Herbisida
Jika herbisida untuk rumput/gulma di lahan tanpa olah tanah harus memakai herbisida sistemik. Herbisida sistemik rumput mematikan/gulma hingga keakarnya. Dosis herbisida materi aktif per liter air yang tercantum pada label kemasan.
Dosis herbisida yang dipakai tergantung pada ketebalan rumput/gulma, biasanya dipakai takaran 3 liter/ha larutan semprot atau 400-500/ha. Tiga – empat hari sehabis aplikasi herbisida dikendalikan re-rumput/gulma yang belum terkena semprotan. Satu ahad sehabis aplikasi herbisida diikuti dengan menanam tanam.
♦Pembuatan Saluran Irigasi
Sebelum penanaman dimulai di tempat tadah hujan, pertama kali dibentuk jalan masuk irigasi di sekitar tanah dan setiap garis tanah spasi 2m dipotong memakai traktor tangan. Saluran ini berfungsi untuk mengairi tumbuhan ketika kekurangan air. Berbeda dengan jalan masuk drainase tanah dibentuk kering untuk membuang kelebihan air di ekspresi dominan hujan. Dalam rangka untuk mendapat jarak 2m, pertama kali dibentuk ukuran ditandai, sehingga jalan masuk irigasi terbentuk lurus.
♦Penanaman
Satu ahad sehabis penyemprotan rumput / gulma diikuti dengan menanam di mengangkat lebar penanaman tidur 2m (3 baris). Penanaman dilakukan dengan bor 2 biji / lubang. Selanjutnya, lubang tanam pribadi ditutup dengan pupuk sangkar akan gampang ditembus kecambah tanaman.
Fungsi lain dari pupuk sangkar selain sebagai epilog lubang serta pupuk dari pabrik baru. Deretan tumbuhan yang dipotong parit / irigasi, harus diadakan parit perbaikan / irigasi dengan meluruskan parit dengan cangkul.
Satu ahad sehabis tanam selesai penanaman kembali dengan bibit dari usia yang sama untuk menjadi pertumbuhan yang efektif. Dalam rangka untuk mendapat hidup benih, penanaman final pada lahan benih jagung dibibitkan dalam wadah yang telah disiapkan sebelumnya. Sehingga bibit di tanah dengan sisa bibit yang ditanam dalam wadah. Biji kecambah berdaya> 95% akan diperoleh populasi 66.000 tumbuhan / ha.
Penggunaan Jarak Tanam
Jarak yang dipakai diubahsuaikan dengan kondisi lapangan, sifat varietas dan musim. Pada kondisi tanah yang subur harus dipakai bukan lebih lebar dari jarak lahan kurang subur. Dalam subur pertumbuhan tumbuhan tanah lebih besar dari tanah yang kurang subur sehingga perlu ruang untuk tumbuh lebih luas.
Selain kesuburan tanah, ada varietas yang secara genetik mempunyai kanopi lebar sehingga jarak yang dipakai lebih luas daripada genetik varietas mempunyai kanopi yang sempit. Selain kesuburan tanah dan sifat genetik tanaman, ekspresi dominan juga memilih penggunaan jaraknya. Pada ekspresi dominan hujan dipakai jarak lebar dari ekspresi dominan kemarau. Pada ekspresi dominan kemarau jarak dipakai lebih akrab daripada di ekspresi dominan hujan.
Hal ini disebabkan kering penguapan air ekspresi dominan lebih tinggi dari ekspresi dominan hujan sehingga sanggup mengurangi penguapan air yang dipakai jarak tanam rapat. Jarak yang umum dipakai adalah: 70-75cm x 20cm, 1 tumbuhan / lubang atau 70-75cm x 40cm, 2 tumbuhan / lubang dengan populasi = 66.000 untuk 71.000 tumbuhan / ha.
Atau memakai metode tanam legowo 90-40cm x 20cm, 1 tumbuhan / lubang atau 100-40cm x 40cm, 2 tumbuhan / lubang dengan populasi = 71.000-77.000 tan / ha. Penanaman dilakukan dengan drill dan tali jarak telah ditandai sesuai dengan ukuran yang akan digunakan. Berikut ditampilkan beberapa spasi dipakai di lapangan.
Penggunaan cara yang sangat efektif untuk legowo penanaman dilakukan untuk menujang indeks peningkatan tanam (IP) jagung di tempat tadah hujan. Metode penanaman Legowo selain menyediakan perbatasan.
♦Pemupukan
Pemupukan dilakukan biar tumbuhan tumbuh subur dan menghasilkan optimal. Pemupukan menurut kebutuhan tumbuhan dan status hara tanah. Pupuk yang biasa dipakai ialah pupuk tunggal yaitu Urea sebagai pupuk N, SP-36 sebagai pupuk P dan KCl sebagai pupuk K. Sejak pupuk tunggal KCl tidak tersedia secara komersial, maka kotoran yang diambil dari pupuk beragam kalium.
Pemupukan dilakukan dua kali, umur tumbuhan 10 dan 35 hari sehabis tanam (HST) pada jenis tanah yang didominasi tanah liat dan tiga kali usia 7-10 hst, 28-30 dan 40-45 dap dap. di tanah yang didominasi pasir. Pemupukan ketiga memakai BWD untuk memilih kebutuhan tumbuhan N. Dosis tunggal pupuk per hektar yang umum dipakai ialah 350 kg + 200 kg Urea SP-36 + 100 kg KCl.
Pupuk beragam media yang dipakai per hektar ialah 400 kg NPK 15:15:15 + 270 kg + 80 kg Urea SP-36. Hybrid kebutuhan pupuk jagung lebih besar dibading jagung komposit. Berapa banyak dari N diharapkan untuk memcu pertumbuhan tumbuhan ditentukan melalui membaca BWD (Leaf Color Chart) pada umur tumbuhan 42-45 HST.
*Produsen Karung Beras, Karung Laminasi & Karung Sablon
♦Pengairan
Tanaman jagung termasuk komoditas yang tidak memerlukan banyak air, tetapi bila ada kekurangan air segera irigasi. Jumlah air yang tumbuhan dipengaruhi oleh suhu udara, angin, jumlah air yang tersedia di tanah dan kelembaban. Jagung tumbuhan air tingkat penggunaan 400-500 ml / ekspresi dominan atau 6-7,5 ml / hari.
Pertumbuhan fase tumbuhan jagung yang perlu irigasi, yaitu: 1) fase pertumbuhan awal untuk 15-25 hari, 2) tahap fegetatif untuk 25-40 hari, 3) fase berbunga selama 15-20 hari, 4) fase mengisi benih untuk 35-45 hari dan 5) tahap pematangan untuk 10-25 hari. Tahan air di sawah yang ditanami jagung tanpa olah tanah teknologi usang dari teknologi pengolahan yang sempurna.
♦Model Pemberian Air
Ada beberapa model sumbangan air tumbuhan jagung yaitu :
- Model genangan
- Model alur (furrow)
- Model bawah permukaan (sub surface)
- Model pancaran (sprinkler)
- Model tetes (drip).
♦Panen
Panen dilakukan apabila tumbuhan jagung memperlihatkan tanda – tanda :
- Kelobot sudah kering
- Umur panen sudah hingga (sesuai deskripsi)
- Apabila sudah terbentuk lapisan hitam pada dasar biji
- Sebagian daun berwarna kuning dan agak kering (Gumarang) kecuali varieas Bima (1-5) - daunnya tetap hijau walau kelobot sudah bau tanah (kering).
Menyediakan Karung Beras Murah Update Harga Cek DISINI
Pemesanan Karung Beras Hub Langsung 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 , Selengkapnya di www.karungberas99.com
Sumber http://karungberas123.blogspot.com/


Komentar
Posting Komentar