Pertanian - Cara Budidaya Mentimun

Pada Kesempatan kali ini kami akan memperlihatkan informasi bagi sobat semuanya mengenai Cara Budidaya Mentimun. Perhatikan informasi yang kami sampaikan dibawah ini sebagai pengetahuan anda semua dalam berbudidaya. Semoga sanggup bermanfaat dan sebagai motivasi untuk anda dalam berusaha.

Cara Budidaya Timun Timun sering juga disebut dengan mentimun atau beberapa tempat sering menyebutnya dengan nama ketimun. Manfaat tumbuhan timun ini ialah  yang dimakan dari sayuran ini ialah buahnya. Biasanya buah timun dimakan mentah sebagai lalap. Atau, buah itu sanggup pula diasinkan sebagai teman nasi. Buah timun banyak mengandung vitamin A, vitamin B, dan vitamin C. timun juga paling sering digunkan untuk petisan.

CARA BUDIDAYA TIMUN

Pada Kesempatan kali ini kami akan memperlihatkan informasi bagi sobat semuanya mengenai  Pertanian - Cara Budidaya Mentimun

Syarat Tumbuh

1.     Iklim

Adaptasi mentimun pada banyak sekali iklim cukup tinggi, namun pertumbuhan optimum pada iklim kering. Cukup menerima sinar matahari, temperatur (21,1 - 26,7)C dan tidak banyak hujan. Ketinggian optimum 1.000 - 1.200 mdpl.

2.      Media Tanam

Tanah gembur, banyak mengandung humus, tata air baik, tanah gampang meresapkan air, pH tanah 6-7.

Teknis Budidaya

1.      Pembibitan

Siapkan Natural GLIO dan campurkan dengan pupuk sangkar matang, diamkan 1 minggu. Siapkan tanah halus dan pukan sanggup diganti SUPERNASA / POC NASA yang telah dicampur Natural GLIO (tanah : pukan = 7:3) dan masukkan polybag. Rendam benih dalam larutan POC NASA dan air hangat (2cc/l) selama 30 menit. Peram selama 12 jam. Setiap benih yang berkecambah dipindahkan ke polibag sedalam 0,5-1 cm. Polybag dinaungi plastik bening dan bibit disiram dua kali sehari. Semprotkan POC NASA (2cc/l air) pada 7 hss. Setelah berumur 12 hari atau berdaun 3-4 helai, bibit dipindahkan ke kebun.

2.      Pengolahan Media Tanam

Bersihkan lahan dari gulma, rumput, pohon yang tidak diperlukan. Berikan kalsit/dolomit pH tanah 6

3.     Penanaman

Siram bibit dalam polibag dengan air, Keluarkan bibit bersama medianya dari polibag.. Tanamkan bibit di lubang tanam dan padatkan tanah di sekitar batang.

Pada Kesempatan kali ini kami akan memperlihatkan informasi bagi sobat semuanya mengenai  Pertanian - Cara Budidaya Mentimun

4.      Pemeliharaan Tanaman

Tanaman yang rusak atau mati dicabut dan segera disulam dengan tumbuhan yang baik. Bersihkan gulma (bisa bersama waktu pemupukan). Pasang ajir pada 5 hst ( hari sesudah tanam ) untuk merambatkan tanaman.  Daun yang terlalu lebat dipangkas, dilakukan 3 ahad sesudah tanam pada pagi atau sore hari. Pengairan dan Penyiraman rutin dilakukan setiap pagi dan sore hari dengan cara di siram atau menggenangi lahan selama 15-30 menit. -Selanjutnya pengairan hanya dilakukan jikalau diharapkan dan diintensifkan kembali pada masa pembungaan dan pembuahan.

5.       Hama dan Penyakit

a.       Hama
>         Oteng-oteng atau Kutu Kuya (Aulocophora similis Oliver).
Kumbang daun berukuran 1 cm dengan sayap kuning polos. Gejala : merusak dan memakan daging daun sehingga daun bolong; pada serangan berat, daun tinggal tulangnya.
>         Ulat Tanah (Agrotis ipsilon)
Ulat ini berwarna hitam dan menyerang tumbuhan terutama yang masih muda. Gejala: Batang tumbuhan dipotong disekitar leher akar.
>         Lalat buah (Dacus cucurbitae Coq.)
Lalat cukup umur berukuran 1-2 mm. Lalat menyerang mentimun muda untuk bertelur, Gejala: memakan daging buah sehingga buah abnormal dan membusuk.
>         Kutu daun (Aphis gossypii Clover)
Kutu berukuran 1-2 mm, berwarna kuning atau kuning kemerahan atau hijau gelap hingga hitam. Gejala: menyerang pucuk tumbuhan sehingga daun keriput, kerititing dan menggulung. Kutu ini juga penyebar virus

b.      Penyakit
>         Busuk daun (Downy mildew)
Penyebab : Pseudoperonospora cubensis Berk et Curt. Menginfeksi kulit daun pada kelembaban udara tinggi, temperatur 16 - 22 C dan berembun atau berkabut. Gejala : daun berbercak kuning dan berjamur, warna daun akan menjadi coklat dan busuk.
>         Penyakit tepung (Powdery mildew )
Penyebab : Erysiphe cichoracearum. Berkembang jikalau tanah kering di demam isu kemarau dengan kelemaban tinggi. Gejala : permukaan daun dan batang muda ditutupi tepung putih, kemudian berkembang menjadi kuning dan mengering.
>         Antraknose
Penyebab : cendawan Colletotrichum lagenarium Pass. Gejala: bercak-bercak coklat pada daun. Bentuk bercak agak bundar atau bersudut-sudut dan menimbulkan daun mati; tanda-tanda bercak sanggup meluas ke batang, tangkai dan buah. Bila udara lembab, di tengah bercak terbentuk massa spora berwarna merah jambu.
>         Bercak daun bersudut
Penyebab : cendawan Pseudomonas lachrymans. Menyebar pada ketika demam isu hujan. Gejala : daun berbercak kecil kuning dan bersudut; pada serangan berat seluruh daun yang berbercak berkembang menjadi coklat muda kelabu, mengering dan berlubang.
>         Virus
Penyebab : Cucumber Mosaic Virus, CMV, Potato virus mosaic, PVM; Tobacco Etch Virus, TEV; otato Bushy Stunt Virus (TBSV); Serangga vektor ialah kutu daun Myzus persicae Sulz dan Aphis gossypii Glov. Gejala : daun menjadi belang hijau bau tanah dan hijau muda, daun berkerut, tepi daun menggulung, tumbuhan kerdil.
>         Kudis (Scab)
Penyebab : cendawan Cladosporium cucumerinum Ell.et Arth. Terjadi pada buah mentimun muda. Gejala : ada bercak berair yang mengeluarkan cairam yang jikalau mengering akan menyerupai karet; bila menyerang buah tua, terbentuk kudis yang bergabus.
>         Busuk buah
Penyebab : cendawan (1) Phytium aphinadermatum (Edson) Fizt.; (2) Phytopthora sp., Fusarium sp.; (3) Rhizophus sp., (4) Erwinia carotovora pv. Carotovora. Infeksi terjadi di kebun atau di tempat penyimpanan. Gejala : (1) Phytium aphinadermatum: buah busuk berair dan jikalau ditekan, buah pecah; (2) Phytopthora: bercak agak berair yang akan menjadi lunak dan berwarna coklat dan berkerut; (3) Rhizophus: bercak agak besah, kulit buah lunak ditumbuhi jamur, buah gampang pecah; (4) Erwinia carotovora: buah membusuk, hancur dan berbau busuk.

Pada Kesempatan kali ini kami akan memperlihatkan informasi bagi sobat semuanya mengenai  Pertanian - Cara Budidaya Mentimun

6.       Panen

>         Ciri dan Umur Panen
Buah mentimun muda lokal untuk sayuran, asinan atau acar umumnya dipetik 2-3 bulan sesudah tanam, mentimun bibit unggul dipanen 42 hari sesudah tanam Mentimun Suri dipanen sesudah matang.
>         Cara Panen
Buah dipanen di pagi hari sebelum jam 9.00 dengan cara memotong tangkai buah dengan pisau tajam.
>         Periode Panen
Mentimun sayur dipanen 5 - 10 hari sekali tergantung dari varitas dan ukuran/umur buah yang dikehendaki.


Kami setakan juga informasi yang lainya yaitu Budidaya Cabai Merah dan Budidaya Buah Manggis untuk sumber pengetahuan anda seuanya, terimakasih agar sanggup membantu.


Sumber http://carabrink.blogspot.com

Komentar