Pertanian - Cara Budidaya Flora Terong Dalam Pot

Budidaya Tanaman Terong Cara dalam berbudidaya memperlihatkan warta untuk sahabat semuanya yang sekiranya sedang mencari solusi bagaimana dalam menuntaskan problema. Karena mencari warta sangatlah penting bagi kita untuk perjuangan yang sedang kita lakukan semoga sanggup memperoleh hasil yang maksimal. Karena itu berikut yakni warta mengenai Tanaman Terong yang kami berikan untuk anda semuanya, simak baik-baik informasinya.

terong yakni termasuk dalam kelas sayur-sayuran. Biasanya terong sering dimasak oleh ibu- ibu rumah tangga untuk sajian masakan setiap harinya. Terong gampang untuk di budidayakan, baik di pekarangan ataupun didalam pot maupun polybag. Harganay yang relative murah dan gampang didaptkan dipasaran.

 Cara dalam berbudidaya memperlihatkan warta untuk sahabat semuanya yang sekiranya sedang me Pertanian - Cara Budidaya Tanaman Terong Dalam Pot

BUDIDAYA TANAMAN TERONG DALAM POT

Terong atau Terong (Eggplant,  Solanum melongena) yakni jenis tumbuhan yang hidup di tempat tropis. Tanaman yang berasal dari India dan Sri Lanka ini, masih satu famili dengan tomat dan kentang. Kandungan gizi yang terdapat pada terong sanggup dibilang cukup tinggi, mencakup protein, kalsium, besi, fosfor, lemak, Vitamin A, Vitamin B, dan Vitamin C. Terong sangat baik untuk dikonsumsi, alasannya mempunyai kadar kalium yang tinggi sekitar 217 mg/100 gr. Kalium sendiri sangat penting bagi sistem saraf dan kontraksi otot. Sedang untuk kandungan serat pada terong, sekitar 2,5 gr per 100 gram, alasannya itu, terong sangat baik untuk pencernaan.

Terong mempunyai banyak sekali macam jenis. Di antara jenis-jenis terong yang ditanam di Indonesia, beberapa diantaranya adalah: terong gelatik yang sering digunakan untuk lalapan, terong Medan yang mempunyai buah lingkaran panjang berukuran mini, terong craigi dengan buah yang lingkaran panjang ujung meruncing, terong Jepang dengan bentuk buah lingkaran dan panjang silindris, terong Kopek dengan buah yang panjang, terong Bogor dengan bentuk buah lingkaran besar berwarna keputih-putihan, serta banyak sekali jenis terong yang lainnya.

Syarat Tumbuh

Terong sanggup hidup dengan baik di dataran rendah maupun dataran tinggi dengan ketinggian 1-1.200 dpl dan suhu udara 22 - 30o C. Jenis tanah yang paling baik untuk tumbuhan terong yakni jenis lempung berpasir dengan pH antara 6,8 - 7,3, cukup subur, kaya akan banyak sekali materi organik, dan mempunyai aerasi serta drainase yang baik. Terong sangat cocok kalau ditanam pada trend kemarau alasannya tumbuhan ini membutuhkan sinar matahari yang cukup.

Teknik Budidaya

1.      Persemaian
Untuk memperoleh hasil yang optimal, benih terong sebaiknya berasal dari benih hibrida. Benih tersebut diperam dengan memakai kertas berair atau handuk lembab selama +/- 24 jam. Di ketika yang sama, media semai kita persiapkan dengan cara mencampur tanah dan pupuk sangkar dengan perbandingan 2 : 1. Media tanam hasil adonan tersebut selanjutnya dimasukkan ke dalam polybag berukuran: tinggi 8 cm dan diameter 5 cm.

2.      Pembibitan
Seperti klarifikasi di atas, pembibitan dilakukan dengan merendam benih ke dalam air hangat selama 10 -15 menit. Benih tersebut kemudian dibungkus dengan kertas berair atau handuk berair atau gulungan kain berair untuk diperam selama + 24 jam, sebelum disebar di atas lahan persemaian, dan ditutup dengan memakai daun pisang/ epilog lainnya. Begitu benih mulai terlihat berkecambah, buka penutupnya, dan siram persemaian setiap pagi dan sore hari. Jika dibutuhkan, pada ketika pembibitan tersebut sanggup pula dilakukan penyemprotan pestisida. Benih siap untuk dipindah tanamkan kalau sudah mempunyai daun empat helai dengan umur sekitar 1 hingga dengan 1,5 bulan.


3.      Persiapan Lahan
Dalam fase persiapan lahan terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan seperti:
a.       Membalik tanah
Balikan tanah yang akan digunakan untuk media tanam dengan memakai cangkul atau bajak semoga lapisan tanah di cuilan atas pindah ke bawah dan tanah lapisan bawah pindah ke atas.
b.      Setelah lapisan tanah dibalik, lahan tanam kemudian diairi dengan cara menggenangi lahan tersebut secara merata selama 3-5 jam. Agar pembuatan bedengan lebih mudah, lakukan pembajakan untuk yang kedua kalinya.
c.       Setelah dibajak, berikanlah pupuk dasar di atas lahan penanaman, sebanyak 15/kg pupuk kandang, dan 10 - 15 kg dolomit sebanyak untuk setiap 10 m2 lahan tanam. Dapat pula ditambahkan pupuk urea dengan takaran 2,5 kg, SP-36 3 kg, serta KCl 1,5 kg untuk setiap 10 tanaman. Pupuk NPK juga sanggup diberikan dengan takaran 3 kg/10 tanaman.
d.      Setelah mencampur tanah dengan pupuk, selanjutnya dibentuk bedengan-bedengan berbentuk single row (satu baris satu tanaman) dengan jarak tanam 75 cm
4.      Penanaman
Buatlah lubang-lubang tanam pada bedengan sedalam 10-15 cm untuk menanam benih yang telah disemai selama 25 hari. Ciri-ciri bibit yang siap tanam yakni munculnya 3-4 lembar daun tepat dengan ketinggian batang mencapai 7,5 cm. Lakukan penanaman pada sore hari sesudah dilakukan penggenangan. Maksud dilakukannya penggenangan yakni untuk memudahkan pemindahan serta membantu tumbuhan dalam melewati masa pembiasaan pertumbuhan awal.

Bibit yang telah dimasukkan ke dalam lubang selanjutnya ditekan pelan-pelan ke bawah seraya ditimbun dengan tanah yang ada di sekitar lubang sebatas pangkal batang. Siramlah lubang tanam hingga cukup berair (lembab). Agar bibit yang gres ditanam tersebut terbebas dari serangan hama, berikanlah insektisida.

5.     Pemasangan Ajir(Turus)
Turus dibentuk dari bambu/ kayu dengan tinggi 80-100 cm dan lebar 2-4 cm. Turus ditancapkan di bersahabat batang, dan batang tumbuhan diikat pada turus tersebut semoga mempunyai kekuatan ketika harus menanggung beban yang berat yang berasal dari buah terong yang kelak dihasilkan. Pemasangan turus dilakukan sedini mungkin semoga tidak mengganggu sistem akar pada tumbuhan terong.

6.     Pemeliharaan
Dalam fase pemeliharaan terdapat beberapa fase dan hal yang perlu diperhatikan, menyerupai :
a.       Penyiraman
Pada fase awal pertumbuhan dan pada cuaca kering, penyiraman harus dilakukan setiap hari, baik dengan cara menyiram batang flora maupun dengan memasukkan air ke lahan tanam selama beberapa jam. Jika memasukkan air ke lahan tanam atau direndam, tanah biasanya akan tetap berair selama 3 - 4 hari, kecuali tanah yang strukturnya mengandung banyak pasir.
b.      Penyulaman
Penyulaman dilakukan terhadap tumbuhan yang mati, terjangkit hama penyakit, atau pertumbuhannya menjadi tidak normal menyerupai biasanya.  Untuk melaksanakan penyulaman sanggup dilakukan sebelum tumbuhan berumur 15 hari.
c.       Penyiangan
Untuk menghilangkan gulma atau rumput liar yang tumbuh di sekitar tumbuhan sanggup dilakukan penyiangan dengan cara dicabut. Penyiangan dilakukan minimal dua kali, yakni ketika tumbuhan berumur 15 hari serta 60-75 hari sesudah tanam.
d.      Pemupukan
Pemberian pupuk susulan dilakukan ketika tumbuhan berumur 21 hari sesudah tanam dengan memakai pupuk ZA 2.5 - 3 gram, SP-36 2.5 - 3 gram, KCl 1-1.5 gram untuk setiap tanaman. Pupuk diletakkan di pinggir tumbuhan dengan jarak dari pangkal batang sejauh 10 cm. Pemberian pupuk susulan kedua dilakukan pada 50 hari sesudah tanam dengan memakai NPK Grand S-15 takaran 8-10 gram pertanaman. Setelah panen yang kedua, pemupukan kembali dilakukan dengan masih tetap memakai NPK Grand S-15 takaran 10 gram pertanaman.


7.      Masa Panen
Ketika umur tumbuhan 30 hari sesudah tanam atau 15 - 18 hari sesudah munculnya bunga, tanaman terong sudah sanggup dipanen untuk pertama kalinya. Ciri-ciri dari terong yang siap panen adalah:
- Memiliki warna buah mengkilat,
- Daging belum terlalu keras,
- Berukuran sedang (tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil)

Buah terong sanggup dipanen seminggu dua kali, sehingga dalam satu trend total pemanenan sanggup dilakukan 8 kali. Setiap tumbuhan biasanya berpotensi untuk menghasilkan buah sekitar 21 buah. Pasca pemanenan ke delapan terkadang masih ada tumbuhan yang menghasilkan buah, namun produktifitasnya mulai turun baik dari sisi kualitas maupun kuantitasnya.

Nah demikian sudah yang kami sampaikan untuk anda semua mengenai tanaman terong, telah kami sertkan juga info yang lainya untuk anda simak yaitu Cara Budidaya Kelengkeng di Pot Tanaman Rumah dan Cara Budidaya Kacang Hijau untuk warta pelengkap sobat-sobat dalam melaksanakan usahanya. selamat mencoba dan salam sukses dari kami.

Sumber http://carabrink.blogspot.com

Komentar